• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
2279 dilihat       23 Mei 2025

BRMP Bali Lakukan Pengamatan Vegetatif dan Pemupukan Padi

Tabanan, 23 Mei 2025 — Tim dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali kembali turun ke lapangan pada Jumat (23/5) untuk melaksanakan pengamatan vegetatif dan pemupukan sesuai perlakuan pada kegiatan uji coba pupuk Phonska cair di Subak Adeng, Desa Tegaljadi, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara BRMP Bali dan PT Petrokimia Gresik dalam rangka mendukung pengembangan sistem pemupukan yang lebih efisien pada komoditas padi.
Analis Standardisasi Ahli Madya BRMP Bali, I Nyoman Adijaya, SP, MP menjelaskan bahwa pengamatan vegetatif dilakukan pada fase awal pertumbuhan, tepatnya pada umur 14 Hari Setelah Tanam (HST). “Indikator yang kami amati meliputi tinggi tanaman dan jumlah anakan sebagai parameter pertumbuhan awal tanaman padi,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain pengamatan, tim juga melakukan pemupukan lanjutan sesuai dosis dan perlakuan yang telah ditetapkan dalam desain uji coba. Uji coba ini diharapkan dapat memberikan data empiris mengenai efektivitas Phonska cair terhadap pertumbuhan dan produktivitas padi di lahan sawah Bali.
Rangkaian kegiatan lapangan ini dijadwalkan berlangsung hingga masa panen, guna memperoleh data lengkap mulai dari fase vegetatif hingga hasil akhir produksi. (Eko)
Prev Next

- Administrator


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    DWP Otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai Belajar Pemanfaatan Lahan Pekarangan di BRMP Bali
    12 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    RAPAT KOORDINASI PENCAPAIAN TARGET LTT PADI DI KABUPATEN JEMBRANA
    11 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    SD Cendikia Harapan Belajar Manajemen Urban Farming di BRMP Bali
    11 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    Gerakan Panen Padi Bersama di Karangasem: Kolaborasi Perkuat Swasembada Pangan
    10 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    Stasiun Klimatologi Bali Gelar Sekolah Lapang Iklim Tematik Mendukung LTT di Bali
    09 Des 2025 - By zulfachry reza

tags

Pemupukan Padi Pengamatan Vegetatif

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved